Link produk yang dibagikan lewat WhatsApp biasanya bukan URL asli toko, melainkan tautan afiliasi dengan lapisan parameter tersembunyi — membongkarnya jadi cara paling cepat untuk tahu siapa sebenarnya yang mendapat komisi dari klik itu.
Bagian-bagian utama URL
- Skema —
https://, menentukan cara terhubung ke resource. - Host —
toko.co.id, nama domain server. - Port — opsional, defaultnya 443 untuk HTTPS.
- Path —
/produk/sepatu-pria, menunjuk ke resource tertentu. - Query string — setelah
?, sering berisi kode afiliasi danutm_source. - Fragment — setelah
#, hanya diproses browser, tidak pernah sampai ke server.
Kode afiliasi yang bersembunyi di query string
Tautan produk dari marketplace yang dibagikan lewat WhatsApp atau grup Telegram hampir selalu membawa parameter tambahan seperti ?aff_id= atau ?utm_source=affiliate di belakang URL asli produk. Memecah URL ke bagian-bagiannya membantu memisahkan mana path produk yang sebenarnya dan mana parameter pelacakan yang ditambahkan oleh pembagi tautan — berguna sebelum menyalin ulang link tanpa kode afiliasi orang lain.
wa.me: link WhatsApp juga sebuah URL biasa
Tautan seperti https://wa.me/6281234567890?text=Halo%2C%20saya%20mau%20tanya mengikuti struktur host-path-query yang sama seperti URL lainnya — nomor tujuan ada di path, dan pesan otomatis ada di parameter text yang sudah di-encode. Mengecek isi parameter text sebelum mengklik tautan wa.me dari sumber tidak dikenal bisa mencegah terkirimnya pesan yang tidak diinginkan.
Untuk apa ini dibutuhkan
- Memecah URL kompleks menjadi komponen-komponennya untuk debugging atau logging.
- Memahami parameter afiliasi atau UTM apa saja yang menempel di sebuah link.
- Membangun URL yang benar secara programatis tanpa kesalahan pengkodean.
Trik phishing dengan userinfo
URL seperti https://accounts.google.com@evil.com/ terlihat mengarah ke accounts.google.com, tapi sebenarnya browser akan membuka evil.com — bagian sebelum simbol @ hanyalah nama pengguna (userinfo), bukan host. Browser modern berusaha menyorot host asli secara visual, dan beberapa layanan pemendek tautan langsung melarang userinfo dalam URL.