Teks
Word/Character Frequency Counter
Analisis frekuensi teks: berapa kali setiap kata atau karakter muncul, diurutkan berdasarkan jumlah.
This tool counts how many times each word or character appears in a text and sorts the result by count — something that's practically impossible to tally by hand in a long piece of text.
How to use it
- Choose what to analyze — words or individual characters.
- Paste text and a frequency table appears instantly, sorted from most to least common.
- Handy for instantly spotting the most common word or character in a large block of text.
Common uses
- Finding keywords in an article or document for a basic SEO check without dedicated tools.
- A teaching example of frequency analysis when learning cryptography basics or natural language processing.
- Checking a text for excessive repetition of certain words before publishing.
Things to keep in mind
Frequency analysis is case-sensitive by default in many implementations — "Word" and "word" can count as different entries unless the text is normalized to one case first.
Classical substitution ciphers (ROT13, the Caesar cipher) don't change the frequency distribution of letters, only the mapping — which is exactly why frequency analysis is the classic way to break them without trying every key.
Artikel tentang alat ini: Analisis frekuensi teks: untuk apa menghitung pengulangan kata
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan antara mode Kata dan Karakter?
Mode Kata menghitung berapa kali setiap kata muncul dalam teks, sementara mode Karakter menghitung kemunculan setiap karakter individual, termasuk tanda baca.
Apa fungsi opsi "Tidak peka huruf besar/kecil" dan "Abaikan spasi"?
"Tidak peka huruf besar/kecil" menggabungkan kemunculan yang hanya berbeda huruf besar/kecil, dan "Abaikan spasi" mengecualikan spasi dari hitungan dalam mode karakter; hasilnya kemudian diurutkan berdasarkan jumlah kemunculan menurun.
Apakah teks yang dianalisis dikirim ke server?
Tidak, analisis frekuensi berjalan sepenuhnya di browser Anda dalam JavaScript — tidak ada yang dikirim secara online.
Apa itu hukum Zipf?
Dalam bahasa alami, frekuensi sebuah kata berbanding terbalik dengan peringkat frekuensinya: kata paling sering muncul kira-kira dua kali lebih sering daripada kata kedua, tiga kali lebih sering daripada kata ketiga, dan seterusnya. Penyimpangan signifikan dari pola ini adalah sinyal bahwa teks mungkin dibuat secara artifisial atau dipenuhi kata kunci (spam).
Apakah analisis frekuensi bisa digunakan untuk memecahkan sandi sederhana?
Ya, untuk sandi substitusi klasik (seperti ROT13 atau sandi Caesar) yang tidak mengubah distribusi frekuensi huruf, hanya menukar korespondensinya. Dengan membandingkan distribusi frekuensi teks yang disandikan dengan distribusi bahasa aslinya yang sudah diketahui, korespondensi karakter bisa dipulihkan tanpa mencoba semua kunci.