Hash/Kripto

Hash Generator

Hitung hash teks atau file dengan tiga belas algoritma sekaligus: MD5, SHA-1, SHA-256, SHA-384, SHA-512, SHA3-256, SHA3-512, RIPEMD-160, BLAKE2b, BLAKE2s, BLAKE3, CRC32, dan Adler-32.

A hash function turns arbitrary data into a fixed-length digest that's unique to that content — changing even one letter of the input completely changes the output. This tool computes a hash of text or a file using 13 popular algorithms at once, right in your browser.

Which algorithm to pick

Common uses

Things to keep in mind

Hashing isn't encryption — it's one-way, so you can't recover the original data from a hash.

Plain fast hashes (MD5, SHA-256) are unsuitable for passwords — use a dedicated slow algorithm like bcrypt, Argon2, or PBKDF2 instead.

Artikel tentang alat ini: Hash Generator: apa perbedaan MD5, SHA-1, dan SHA-256

Pertanyaan yang sering diajukan

Algoritma hash mana yang sebaiknya saya gunakan?

Untuk checksum tujuan umum (integritas file, deduplikasi), SHA-256 adalah default modern yang solid. Hindari MD5 dan SHA-1 untuk hal yang sensitif terhadap keamanan, karena keduanya telah dipatahkan terhadap serangan tabrakan yang disengaja, meski masih baik untuk pemeriksaan cepat yang tidak adversarial.

Bisakah hash dikembalikan ke input aslinya?

Tidak. Fungsi hash kriptografis bersifat satu arah — Anda hanya bisa memverifikasi kecocokan dengan meng-hash input lain dan membandingkan hasilnya, bukan memulihkan data asli dari hash itu sendiri.

Apakah alat ini mengunggah file atau teks saya untuk menghitung hash?

Tidak. Semua hashing berjalan secara lokal di browser Anda melalui Web Crypto API — tidak ada yang dikirim ke server, jadi juga berfungsi secara offline.

Untuk apa sebenarnya SHA-3 jika SHA-2 masih andal?

SHA-3 dipilih sebagai "asuransi" untuk berjaga-jaga jika suatu saat ditemukan kelemahan pada SHA-2 — konstruksi internalnya sepenuhnya berbeda (Keccak). Karena belum ditemukan serangan praktis terhadap SHA-2, SHA-256 tetap menjadi standar default, sementara SHA-3 digunakan secara spesifik.

Apakah hash yang lebih panjang otomatis berarti perlindungan lebih baik?

Tidak selalu. Panjang output memang penting, tapi ketahanan algoritma terutama bergantung pada konstruksi internalnya — SHA-1 dengan output 160-bit rentan terhadap tabrakan, sementara algoritma modern yang dirancang dengan baik meski outputnya lebih pendek bisa jadi lebih andal.

Artikel: Hash/Kripto

Checksum Verifier: cara memeriksa apakah file tidak rusak

Mengapa checksum yang cocok mengonfirmasi integritas file, tapi bukan siapa yang membuatnya.

HMAC: apa bedanya hash dengan kunci dan hash biasa

Mengapa SHA-256 biasa tidak melindungi dari pemalsuan pesan, tapi HMAC melindungi.

Bcrypt: mengapa kata sandi di-hash secara lambat, bukan cepat

Mengapa SHA-256 yang cepat adalah pilihan buruk untuk kata sandi, dan bcrypt yang lambat adalah pilihan yang tepat.

UUID: bagaimana identifier yang hampir tidak pernah berulang dibuat

Mengapa UUID v4 bisa dibuat secara independen di jutaan mesin tanpa risiko tabrakan.

Generator Kata Sandi: apa yang sebenarnya membuat kata sandi kuat

Mengapa kata sandi panjang dari kata-kata kamus lebih kuat daripada kata sandi pendek dengan simbol dan angka.

AES: bagaimana enkripsi simetris bekerja

Mengapa kunci yang sama mengenkripsi dan mendekripsi data di AES, dan bagaimana ini berbeda dari enkripsi asimetris.

Argon2: mengapa algoritma ini memenangkan kompetisi hashing kata sandi

Bagaimana Argon2 bertahan lebih baik terhadap serangan menggunakan GPU dibandingkan algoritma hashing kata sandi yang lebih lama.

Scrypt: mengapa algoritma ini membutuhkan begitu banyak memori

Mengapa scrypt sengaja membutuhkan banyak memori untuk mempersulit pembobolan di perangkat ASIC.

TOTP: bagaimana kode sekali pakai di aplikasi autentikator bekerja

Mengapa kode di Google Authenticator bekerja tanpa internet dan hanya sinkron dengan server melalui waktu.

PBKDF2: standar peregangan kunci tertua

Mengapa jumlah iterasi PBKDF2 yang direkomendasikan terus bertambah setiap tahun.

X.509: apa yang ada di dalam sertifikat SSL

Apa sebenarnya yang diperiksa browser pada sertifikat sebuah situs sebelum menampilkan gembok hijau.

PGP: bagaimana enkripsi kunci publik dan privat bekerja

Mengapa kunci publik PGP bisa dibagikan secara bebas, tapi kunci privat tidak pernah.