Hash/Kripto
Scrypt Hash + Verify
Hash kata sandi dengan scrypt (RFC 7914, KDF memory-hard) dengan verifikasi terhadap hash yang sudah ada.
Scrypt (RFC 7914) was one of the first memory-hard password-hashing algorithms: it deliberately requires a lot of RAM, not just CPU time, to make parallel brute-forcing on GPUs and ASICs harder.
How to use it
- Hash: enter a password and tune the parameters (N — memory cost, r — block size, p — parallelism) to get a hash.
- Verify: paste a password and an existing scrypt hash to check whether they match.
- Every hash uses a fresh random salt, so the same password produces a different hash each time.
Common uses
- Checking that a backend correctly hashes passwords with scrypt before storing them.
- Generating a test scrypt hash for fixtures or seed data during development.
- Comparing scrypt against bcrypt and Argon2 when choosing a hashing algorithm for a new project.
Things to keep in mind
The N parameter (memory cost) increases both required memory and compute time exponentially — tune it to your server's actual capacity.
Scrypt has been superseded by Argon2 (the official Password Hashing Competition winner) as the recommended choice for new systems, though scrypt itself still isn't considered unsafe.
Artikel tentang alat ini: Scrypt: mengapa algoritma ini membutuhkan begitu banyak memori
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana scrypt berbeda dari bcrypt atau PBKDF2?
Scrypt sengaja dibuat memory-hard sekaligus intensif CPU, membuatnya jauh lebih mahal untuk dipecahkan menggunakan GPU atau perangkat keras ASIC khusus dibandingkan bcrypt atau PBKDF2, yang terutama menahan brute-force berbasis CPU.
Apa yang dikontrol oleh parameter N, r, dan p?
N menetapkan biaya CPU/memori (harus pangkat dua), r menetapkan ukuran blok yang memengaruhi penggunaan memori per operasi, dan p menetapkan paralelisme — menaikkan salah satunya meningkatkan biaya sumber daya baik untuk penggunaan sah maupun serangan.
Apakah scrypt masih pilihan bagus dibanding Argon2?
Scrypt tetap kuat dan teruji, tetapi Argon2 (pemenang Password Hashing Competition) umumnya direkomendasikan untuk sistem baru, karena menawarkan kontrol yang lebih rinci atas memori dan ketahanan side-channel.
Berapa banyak memori yang sebenarnya dikonsumsi scrypt?
Sekitar 128 × N × r byte per satu komputasi. Pada parameter umum (N=16384, r=8), ini sekitar 16 megabyte per hash — tidak signifikan untuk satu login, tetapi signifikan pada ribuan autentikasi bersamaan di server.
Di mana lagi scrypt digunakan, selain hashing kata sandi?
Scrypt dikenal sebagai algoritma proof-of-work di beberapa cryptocurrency (misalnya, Litecoin) — dipilih justru karena ketahanannya terhadap penambangan menggunakan perangkat ASIC khusus, yang menjadi karakteristik bitcoin dengan SHA-256-nya.